Entri yang Diunggulkan

Selamat Datang di Hasan Basri Al Markazy

Selama Datang di Hasan Basri Al Markazy kami ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Blog kami ini, perkenalkan nama saya ada...

Selasa, 06 Januari 2026

KISI-KISI UAS TAFSIR TAHUN 2026 MHU Tk 3 Semester 5

  


KISI – KISI TAFSIR

Program Studi     : Manajemen Haji dan Umroh

Tk/Smt     III (Satu) / V (Satu)


UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

TAHUN AKADEMIK 2025/2026

 

1.  Pelajari tafsir al qur’an dari ayat-ayat dibawah ini.

A.     Dalam Surah Al-Baqarah ayat 196, Allah berfirman:

"Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah..."

Jelaskan makna kata "أتموا" (sempurnakanlah) dalam ayat ini menurut tafsir klasik dan modern. tentang implementasi kesempurnaan haji dan umrah dalam praktik ibadah seorang muslim.

B.      Surah Al-Hajj ayat 27 menyebutkan: "Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki atau mengendarai unta yang kurus, yang datang dari segenap penjuru yang jauh."

Berdasarkan ayat tersebut, apa makna seruan Nabi Ibrahim dalam konteks ibadah haji menjelaskan relevansinya dengan kondisi umat Islam masa kini yang berasal dari berbagai latar belakang.

C.      Ayat tentang Sa'i antara Shafa dan Marwah terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 158: "Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah..."

menjelaskan terkait maksud ayat ini menurut tafsir, termasuk konteks sejarah Sa’i dapat menjadi pelajaran tentang ketundukan kepada Allah. Sertakan pandangan ulama tentang hubungan ayat ini dengan nilai kesabaran dan keikhlasan.

D.     Dalam Surah Al-Baqarah ayat 197, Allah berfirman:

"Musim haji itu adalah beberapa bulan yang dimaklumi. Barangsiapa yang menetapkan niat dalam bulan itu untuk berhaji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik, dan berbantah-bantahan..."
pelajari Analisa tiga larangan dalam ayat ini (rafats, fasik, berbantah-bantahan) dari sisi tafsir.

Dan pelajari ketiga larangan ini membentuk karakter seorang muslim.

E.      Surah Ali Imran ayat 97 menyebutkan:

"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah."

Pelajari tentang penjelasan makna "استطاع" (kesanggupan) dalam ayat ini menurut tafsir. terkait ulama tafsir menghubungkan ayat ini dengan konsep istitha’ah (kemampuan fisik, finansial, dan keamanan) dalam fiqih haji. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar